TeknoPlace.Com - Banyak penggiat teknologi yang memanfaatkan teknologi Opensource saat ini seperti Android salah satunya yang sekarang sangat berkembang pesat karena komunitasnya yang selalu berkembang dan bertambah untuk mengembangkan platform tersebut agar berjalan tidak hanya pada satu perangkat tentu Hal ini Google berhasil dalam mengembangkan OS Android untuk platform mobile. Namun tidak hanya itu saja platform Opensource yang berkembang salah satunya adalah OpenWRT sebuah OS atau platform berbasis kernel Linux yang digunakan pada perangkat jaringan yang mempunyai komponen utama adalah kernel Linux, util-linux, uClibc dan BusyBox.
Salah satu founder yang mempelopori platform OpenWRT di Indonesia adalah Cindy Wijaya dan Budiarno Pedode yang pertama kali menulis di forsat dan kaskus pada tahun 2011 kemudian beralih ke Facebook grup demi kenyamanan pengguna karena traffic kaskus kala itu yang tidak stabil. Platform OpenWRT perma kali di ujicoba di perangkat jaringan TPlink hingga berkembang diberbagai vendor sampai saat ini. Anggota komunitas OpenWRT di Facebook pun tidak kenal usia sampai yang muda hingga tua dan tercatat sampai saat ini membernya berjumlah 14K lebih.
Nah apa itu OpenWRT? OpenWRT akan mengubah platform original pabrik dan menjadi sebuah firmware opensource yang dapat dikembangkan sendiri menjadi berbagai fungsi contohnya multimedia, streaming video dan audio , file sharing, print server, webserver, home automation serta fungsi fungsi lain berbasis PHP ataupun pemrograman lainnya. Berbeda bila menggunakan sistem bawaan pabrik pengguna nya akan mempunyai batasan fungsi tertentu. OpenWRT dapat di implemantasikan pada perangkat jaringan seperti Router, Mikrotik dan lain lain.
OpenWRT menerima input perangkat lain melalui USB ataupun komponen lain untuk difungsikan lebih dan dikembangkan dengan menggabungkan modul modul tertentu agar lebih dapat bekerja dengan optimal. 
Cindy Wijaya juga menegaskan agar saat menginstall OpenWRT ke perangkat jaringan jangan sampai listrik PLN padam karena akan merusak fungsi router karena instalasi firmware yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tetapi banyak member yang mencari cara bagaimana saat perangkat jaringan tersebut mengalami malfungsi karena rusak sofwarenya sehingga tak dapat diakses sama sekali, ya tentu saja dengan membongkar komponen perangkat tersebut dan menginstall ulang melalui pin rx tx di dalam boardnya tentu cara ini harus mempunyai keahlian yang khusus.
Bagaimana pun platform OpenWRT menciptakan sebuah perangkat yang multifungsi dengan biaya murah, efisien karena mempunyai platform terbuka yang dapat dikembangkan bersama sama. Salah satu router yang mendukung platform OpenWRT yang sudah kami review adalah ASL Movistar 26555 dan Router Portable Hame A2 

Posting Komentar Blogger

 
Top