TeknoPlace.Com - India merupakan pasar potensial terbesar setelah China bahkan vendor besar seperti Xiaomi, Lenovo , Apple , Asus dan lainnya investasi besar besaran untuk membangun pabrik disana namun hal yang tidak diinginkan menimpa Acer yang menyatakan pihaknya menghentikan penjualan smartphone di India. Memang jika dilihat produknya Acer tidak mencolok dan tidak mempunyai teknologi andalan di smartphone nya bahkan di Indonesia tidak merilis smartphone terbaru dalam setahun terakhir apakah Acer akan menyusul di Indonesia?
Acer memiliki historis menjual smartphone di India sejak 1999 dan  tahun ini Acer harus merelakan pasar smartphone karena kalah bersaing dengan vendor rekan senegaranya Asus dan China. Harish Kohli, selaku Managing Director, Acer India mengatakan, “Ada beberapa kebijakan dari pemerintah India yang berubah-ubah membuat ponsel Acer kesulitan di sini. Kami juga kesulitan untuk masuk di setiap segmen smartphone. Terlalu banyak merek ponsel di segmen entry-level dan mid-range di pasar smartphone India“.
Counterpoint Research juga meninjua bahwa Acer tidak gesit dalam penjualan offline dan online seperti flash sale yang kalah dengan vendor china bahkan Acer tidak memiliki kekuatan dan teknologi terbaru di produk smartphone mereka. Dalam penilitiannya Acer hanya berhasil menjual sebanyak 30.000 unit smartphone. Sedangkan Xiaomi telah berhasil menjual 3 juta unit smartphone antara Juli dan September 2016. Acer juga telah gagal mengangkat pamor Windows Phone saat ini. Produk andalan mereka yang teintegrasi continuum Microsoft pun tak jelas dipasaran hingga pihaknya harus angkat kaki di India. 
Keadaan ini pun bisa saja terjadi di Indonesia bahkan Global, disaat vendor besar memperbarui teknologi untuk smartphone Acer pun tidak jelas arah teknologi produk smartphone nya.

Posting Komentar Blogger

 
Top