TeknoPlace.Com - Setelah merilis M5 pabrikan komputer lokal Indonesia merilis seri penerus M5 yakni M5C dengan beberapa pembaruan seperti sensor kamera terbaru yang biasanya dipakai oleh smartphone flagship pada tahun lalu serta Flash LED untuk kamera depan. Axioo M5C dibekali sensor kamera Sony IMX214 yang mempunyai fitur seperti HDR yang lebih baik dan beberapa pengaturan yang dapat dibuat manual. Review ini akan diulas secara cukup detail tentang makna smartphone M5C yang merupakan ponsel buatan lokal yang juga dibuat oleh vendor komputer ternama di Indonesia. Spesifikasi lengkapnya dapat dilihat di Web resmi Axioo Berikut ini.

Unboxing



Axioo M5C menyertakan paket penjualan berupa aksesoris lengkap seperti ManualBook, Kartu Garansi, 2 Set Anti Gores, Charging dan Kabel Data Serta Headset yang sekarang jarang disertakan di smartphone terbaru saat ini.
Design


Axioo M5C dibuat dengan mesin CNC berkualitas tinggi dan pada bagian frame nya dibuat dari metal untuk menambah kesan mewah. Perangkat ini mempunyai layar 5 inch dengan dimensi panjang sekitar 144.9mm dan lebarnya 73.9 mm. Pada bagian depan terletak tombol home berbentuk bulat sedangkan tombol back dibagian kanan dan tombol option dibagian kiri berbentuk tanda titik. Tombol home mirip dengan iPhone 6S namun berbentuk kecil dan tanpa fingerprint scanner. Sedangkan dibagian atasnya terdapat lensa kamera dan flash led untuk kamera depan. Axioo M5C merupakan satu satunya smartphone pertama Axioo yang dibekali flash led pada kamera depan sehingga untuk foto pada kondisi lowlight akan terbantu.
Layar pada smartphone ini dibekali desain istimewa 2.5D sehingga terkesan tampak mewah dan sedikit melengkung pada bagian tepinya sayangnya bezel kiri dan kanannya terlihat list hitam dan terlihat tebal bila diperhatikan.

Axioo M5C yang kami review merupakan unit berupa warna rosegold namun bagian depannya tetap menggunakan warna putih sebagai dasarnya. Pada bagian belakangnya terdapat kamera 8MP disertai LED dan bagian bawahnya terdapat grill speaker. Penutup casing belakangnya terbuat dari plastic polycarbonate yang  mudah dibuka dan disertai dualsim card berupa microsim. Desainnya makin manis dengan grid mirip diamond pada bagian atas dan bawahnya memudahkan untuk dipegang tanpa licin dibanding body bagian samping yang cenderung licin. Smartphone ini menurut kami juga cukup berat saat digenggam mungkin karena frame yang terbuat dari metal sehingga terlihat kokoh saat dipegang.
Bagian sisi kanan smartphone terdapat tombol power dan volume sedangkan pada bagian sisi kanan tidak ada tombol apapun sehingga terlihat polos saja.

 Bagian Bawah Smartphone
Bagian Samping
Bagian Atas Untuk Port MicroUSB dan Jack Audio


User Interface
 

Tidak banyak perubahan pada umumnya dengan smartphone Axioo lainnya perangkat ini berjalan pada platform Android 5.1 dengan UI Stock yang juga digunakan pada smartphone Nexus racikan Google sendiri dengan stock UI maka OS pun akan berjalan ringan dan tanpa kehadiran bloatware yang berarti smartphone ini tetap nyaman digunakan saat bernavigasi diatas touchscreen.



Perangkat ini masih mengandalkan koneksi 3G sehingga tidak ada halangan soal TKDN dibanding smartphone yang sudah berfitur 4G karena harus mempunyai sertifikasi khusus. Axioo M5C dibekali DualSim card yang berada pada jaringan 3G pada Sim Card 1 sedangkan Simcard 2 akan tetap permanen hanya menjalankan 2G saja. Padahal koneksi dual 3G sangat diperlukan terlebih lagi bandwith frekuensi jaringan 2G perlahan semakin berkurang untuk dialihakan 4G ke depannya.

Spesifikasi


Sebagai smartphone kelas low end Axioo M5C tidak mempunyai spesifikasi yang tinggi bahkan RAM yang hanya 1GB merupakan pertanda bahwa perangkat ini ditujukan untuk low end. Beralih ke bagian hardware Axioo M5 menggunakan layar 5 Inch IPS HD beresolusi 720P 320 ppi serta ditenagai oleh chipset MT6580A yang dirilis pada tahun 2015 lalu, Quad Core @ 1,3 Ghz A7 dengan dipadukan Mali-400MP, Quad Core GPU Mali 400 MP2 dan RAM 1GB. Sektor kamera menjadi perhatian Axioo dengan hadirnya sensor Sony IMX214 Axioo M5C menghadirkan resolusi 8MP serta 5MP untuk kamera selfie.

Sensor Dan Fitur Lainnya 



Karena M5C ditujukan untuk kelas low end sensor yang terdapat pada smartphone ini pun terbatas pada gambar pertama sensor yang available adalah Proximity untuk mendeteksi suatu benda yang didekat sensor ,Accelorometer untuk mengukur percepatan gravitasi dan Light untuk mengatur pencahayaan namun bila dilihat dari fitur kekurangan smartphone ini hanya absen NFC saja sedangkan fitur lainnya seperti Bluettoth 4.0 atau Low Energy juga telah tersedia dan kami sukses mengkoneksikan smartwatch yang khusus untuk Bluetooth 4.0 atau LE.
Sedangkan fitur lainnya adalah gesture, double tap to wake untuk membangunkan layar dengan 2x tap saja. Gesture control ini dapat memberikan shortcut khusus untuk mengontrol ponsel saat layar padam, dengan membuat setingan sebelumnya beberapa aplikasi dapat dijalan kan dengan membuat gesture berupa huruf dan setiap gesturenya dapat diganti dengan aplikasi yang diinginkan. Sayangnya dengan gesture control yang lengkap smartphone ini hanya mendukung 2 point Multitouch saja sehingga untuk menjalankan games yang membutuhkan lebih dari 2 point multitouch akan mengalami kesulitan.

Performa Dan BenchMark

Dijuluki sebagai smartphone entry level maka tak heran kinerjanya pun cukup lumayan ditunjang dengan harga murah dan desain layar 2.5D membuat tampilan makin mewah namun dari segi hardware sebenarnya CPU pada M5C ditenagai chipset yang dirilis pada tahun lalu alhasil tak banyak menunjukkan kinerja tinggi namun tetap nyaman dipakai.


Perfoma Benchmark pada CPU ini hanya menunjukkan perfoma biasa saja CPU hanya mampu meraih pada skor single core 415 dan MultiCore 1183 saja jika dibandingkan dengan peringkat di Server Geekbench 4 Nexus 5 mempunyai skor yang sedikit lebih tinggi. Tentu saja Axioo M5C hanya menggunakan processor kelas entry level MT6580 dengan clock rendah 1.3 Ghz dibanding Nexus 5 yang mempunyai clock 2.3 Ghz yang sama sama Quadcore.


Berlanjut ke test rendering GPU aplikasi Geekbench 4 terbaru ini dilengkapi benchmark skor untuk rendering GPU yang mengindikasikan seberapa cepat GPU bekerja merendering semua pemrosesan gambar termasuk video. Skor Axioo M5C hanya berada pada 600 saja dan terbilang rendah dibanding Galaxy S4 yang meraih diatas 1000 point.


Nah sekarang kita berada pada Benchmark Antutu sebuah aplikasi benchmark sejuta umat yang sering digunakan sebagai standart atau patokan seberapa cepat hardware dan software berjalan dengan baik dan cepat. Benchmark Antutu menilai dari segi pemrosesan gambar 3D, UX atau pemakaian software sehari hari oleh pengguna, mengukur kecepatan CPU dan RAM.
Axioo M5C meraih skor 24922 setara dengan Redmi 2 yang menggunakan processor Snapdragon 410 64Bit, dan Meizu M2 dengan chipset MT6735 dengan skor sekitar 30000 point.


Cukup mengejutkan setelah diukur dengan menggunakan A1 SD Bench Storage Internal Axioo M5C mempunyai skor kecepatan baca yang tinggi hampir mencapai  100 MB/s yang artinya dan 12.3 MB/s untuk kecepatan tulisnya bahkan saat menguji Meizu M2 hanya meraih 44MB/s untuk kecepatan bacanya.
Kecepatan baca dan tulis yang tinggi mempengaruhi kecepatan untuk membuka aplikasi dengan cepat serta storage internal dapat meyalin data yng cukup cepat pula.

GPS 
  
Smartphone ini dibekali oleh SOC Mediatek MT6580 yang dirilis pada tahun 2015 lalu dan bagian dari SOC itu sendiri terdapat beberapa komponen seperti Modem, GPU, GPS Receiver dan komponen lain yang dibuat menyatu menjadi sebuah chipset utuh.
Pada beberapa type SOC mediatek yang dirilis tahun lalu ada yang mengalami kendala dalam menangkap signal GPS dan dalam test kali ini test yang dilakukan dalam posisi indoor cenderung lebih sulit untuk menangkap signal GPS sedangkan pada ruangan outdoor terhitung pada detik 101 baru dapat mengunci satelit GPS dengan tingkat kesalahan posisi 7m saja. Kesalahan posisi ini masih dalam taraf normal namun kesulitan lock GPS mungkin menjadi kendala. Namun tidak semua chipset buatan Mediatek sulit menangkap GPS terbukti chipset Mediatek MT67xx keatas mampu menangkap signal GPS dengan cukup baik dan akurat.

Interface Kamera



Smartphone Axioo M5C dilengkapi kamera utama beresolusi 8MP sensor Sony IMX 214 dan 5MP pada bagian depannya sedangkan kemampuan rekamnya menghadirkan perekaman video 1080P sedangkan untuk kamera belakang hanya maximal beresolusi CIF atau 352 x 288p.
Ada 6 mode kamera yang didapatkan dengan ponsel ini dan setiap mode melakukan tugas fungsi masing masing yang berbeda beda. Fungsinya adalah sebagai berikut :
  • Mode Normal : Pengambilan foto secara normal 
  • Live Photo : Pengambilan objek foto secara langsung tanpa pengaturan dan mode ini menampilkan full screen display
  • Mode Pelacak atau Motion Tracking Mode : Biasanya digunakan untuk mengambil foto untuk objek yang bergerak seperti wajah maka sensor kamera akan mengikuti gerak suatu objek
  • Face Beauty : atau pada umumnya Mode Beauty untuk menampilkan foto selfie sehingga wajah terlihat bersih dan putih
  • Panorama : Pengambilan foto dengan angle foto yang lebar dan bisa digunakan untuk membuat foto hingga 180 derajat
  • Multi Angle Mode : Menjepret foto dengan beberapa sudut pandang, sensor seolah olah akan merekam gambar dan ditampilkan secara langsung
Contoh Kamera ( Klik pada gambar )
Kesimpulan

Smartphone Axioo M5C satu satu nya smartphone murah yang dibekali desain layar mewah 2,5D sehingga dengan desain tersebut bagian tepinya tampak melengkung, Meski menggunakan chipset dengan spesifikasi rendah smartphone ini cukup lancar digunakan karena OS Stok Android Lolipop 5.1 membuat smartphone ini berjalan ringan saat digunakan. Sesuai tagline nya Hape Kece yang gak bikin Kere, smartphone ini dibekali layar IPS yang nyaman dimata bahkan saat posisi brighness minimal layar pun masih terlihat dengan jelas dan nyaman.
Battery yg hanya 2000mAH mungkin akan menjadi kendala tetapi kebiasaan pengguna tentu akan berbeda, selain itu banyaknya aplikasi dan penggunaan data yang selalu berjalan di background tentu akan menguras battery yang lebih banyak. Tips nya hanya seberapa anda pintar memanej penggunaan aplikasi dan kurangi penggunaan koneksi 3g,karena penggunaan koneksi wifi akan memperpanjang ketahanan battery sehari hari hingga 40%.
Ingin menggunakan kamera depan saat gelap atau malam hari pun tidak masalah dengan adanya fitur flash led pada bagian depannya meningkatkan hasil kamera pada malam hari dengan pencahayaan yang baik meskipun tidak maximal. Axioo mempoisisikan smartphone ini sebagai kelas low end yang tentu saja tidak semua fitur didapatkan dibanding dengan kelas mid end atau bahkan higend, tetapi layar 2.5D yang banyak disematkan pada smartphone kelas mid end dan high end hadir di smartphone ini.

Kelebihan
  • Kamera Depan menggunakan Flash LED
  • Layar IPS HD yang dilengkapi dengan desain layar 2.5D dengan harga yang cukup murah
  • Frame Metal dengan desain yang cukup kece
Kekurangan 
  • Tidak mendukung USB OTG
  • Koneksi sim 2 hanya 2G
  • Lock GPS cenderung lambat
  • RAM yang hanya 1GB 
  • Sensor Minim
  • Multitouch hanya mendukung 2 Touch Point

Poskan Komentar Blogger

 
Top