TeknoPlace.Com -Tahun 2016 1 Miliar orang didunia terkoneksi ke Internet setiap waktunya dan beberapa diantaranya menggunakan Smartphone atau Laptop sebagai perangkatnya namun baru baru ini penggunaan Notebook semakin lama semakin berkurang karena semakin pesatnya pertumbuhan smartphone yang mungkin dikalangan beberapa orang meyakini bahwa smartphone akan menggeser laptop sebagai perangkat yang digunakan sehari hari. Tetapi beberapa orang tak sadar bahwa pertumbuhan smartphone terjadi karena penggunaan PC karena PC merupakan satu satunya perangkat untuk membuat semua konten yang ada di smartphone. Menurut penelitian IDC pada tahun 2016 Notebook mempunyai pertumbuhan tak sampai 10% saja dibandingkan dengan smartphone yang berkembang hingga 100% bahkan lebih.


Untuk itu beberapa alternatif desain pun coba ditawarkan vendor PC dan Notebook dengan membuat Notebook itu semakin digunakan dan semakin portable hingga fungsionalitasnya bertambah ada yang menawarkan Dual OS, Convertible dan Hybrid namun pabrikan lokal Axioo menawarkan sebuah Notebook simple berukuran 10 inch yang layarnya dapat dibuka hingga 180 derajat. Axioo Mybook menawarkan sebuah Netbook 180 derajat untuk fungsionalitas yang lebih baik sayangnya Axioo Mybook versi Touchscreen tak kunjung hadir di Indonesia karena terkendala masalah produksi. Spesifikasi Axioo Mybook sebagai berikut :
Processor Intel® Celeron® Processor N3060 (2M Cache, up to 2.48 GHz)
Chipset Intel® Express Chipset
Graphics Controller Intel® HD Graphics 400
LCD 10.1" 800*1280 IPS
Memory 2GB LPDDR3
Storage 1x HDD 2.5" 7mm(H), SATA interface
WIFI 802.11ac/b/g/n +BT
Input Devices WinKey keyboard
Built in touch pad with multi-gesture and scrolling function
Sound System And Interface
1 x USB 3.0 ports
1 x USB 2.0 ports
2 x Speakers
1 x Headphone jack
1 x Micro SD card reader slot
1 x HDMI output port (Mini HDMI 1.4a)
1 x DC-in jack port
Slots 1 x WLAN Combo Half size Mini Card with PCIe and USB interface
Micro SD Slot
Communication WIFI 802.11ac/b/g/n + Bluetooth v4.0 + LE Combo Half Mini Card module
1.0Mpx
Battery Standby: 329minutes (with 2800mAh battery), Battery WorkTime: 160minutes (with 2800mAh battery) *
Removable 2 cells Lithium-ion polymer battery, Capacity 2800mAh 7,4 V
Bios AMI BIOS
Support O.S Windows® 10 (64-bit)
Dimension 267.5(W) x 187.5(D) x 23(H)mm Max angle of hinge 180 degree

Spesifikasi By Sytem




Axioo MyBook ditenagai CPU Intel® Celeron® Processor N3060 64Bit Yang mampu berlari hingga kecepatan hingga 2.48 Ghz meskipun begitu Axioo tetap menggunakan clock speed default yang hanya 1.6 Ghz saja. CPU Intel® Celeron® Processor N3060 berkode Braswell merupakan chipset 64Bit jenis baru yang diproduksi awal tahun 2016 lalu, arsitekturnya yang menggunakan 14nm memberikan daya yang cukup rendah yakni hanya 4W saja dan maximal 6W. Chipset Braswell ini sudah terintegrasi dengan GPU Intel® HD Graphics 400 yang berjalan pada kecepatan 580 Mhz. 
Intel N3060 juga mempunyai keunggulan dibanding Intel COre i3 di sebagian seri transistor Tri-Gate Sebuah transistor canggih dibuat oleh Intel yang memungkinkan konsumsi daya rendah dan kecepatan tinggi serta DirectX versi terbaru 11.1.
Penggunaan Chipset ini juga harus menyesuaikan OS yang digunakan, menurut data yang kami dapatkan Axioo Mybook hanya kompatible dengan OS Windows 10 64Bit saja. Kami juga akan melakukan test apakah mendukung penggunaan OS Android X64 seperti Platform Remix OS buatan Jide atau tidak.
Desain

Tren desain Unibody pun diikuti oleh Axioo Mybook dengan body menyatu termasuk batterynya sehingga untuk mengganti battery harus membuka seluruh tutup casing belakang,berbeda Notebook 1-2 tahun lalu yang battery nya memiliki slot alias removable.

Tak banyak port yang disematkan pada Notebook ini disebelah kiri hanya terdapat Port Charging, 1x USB 3.0 dan Port HDMI yang berfungsi menyambungkan ke display external seperti Projector ataupun TV LED yang juga dilengkapi input HDMI.

Axioo Mybook mempunyai 3 interface tiap sisinya ( kiri dan Kanan ) setelah menilik dibagian sisi kiri kini beralih ke bagian kanan yang hanya terdapat Slot MicroSD Reader, 1 x USB 2.0 dan Port Audio 3,5 mm sayangnya tak ada port LAN untuk mengkoneksikan ke jaringan lokalnya padahal absennya LAN dibeberapa vendor biasanya memberikan port alternatif yang nantinya dapat di konverter ke port LAN RJ45.
Perangkat ini mempunyai ketebalan paling luar adalah 23mm dan bila dilihat bagian belakangnya mempunyai kontur melengkung bila dilihat dari sampingnya. Kontur melengkung ini digunakan sebagai outpur Sound Speaker yang berada dibawah agar suara Notebook ini digunakan suaranya tidak hilang saat diletakkan dimeja kerja.





Uniknya desain layarnya dapat dibuka 180 derajat yang tentu mempunyai fungsi tertentu, beberapa diantaranya adalah dapat digunakan berbagai dalam berbagai posisi entah dalam keadaan santai ataupun saat bekerja dikantor. Desain ini sebenarnya sangat cocok digunakan untuk laptop dengan input layar sentuh sehingga dalam keadaan layar dibuka 180 derajat dapat menggunakan stylus pihak ketiga yang dapat digunakan untuk beberapa fungsi layaknya Galaxy Note. Axioo Mendahului vendor lokal lain dengan desain layarnya yang mampu dibuka hingga 180 derajat.

Desain Keyboard
Tak banyak perubahan desain Keyboard dengan vendor lain karena Keyboard notebook juga mempunyai standart ISO international, yang berbeda pada perangkat ini adalah tombol power yang menyatu dengan Keyboard. Tombol power diletakkan paling atas sebelah kanan sehingga body notebook tidak ada 1 tombol apapun selain Touchpad untuk navigasi sebagai mouse Internal.

Fitur Fitur
Axioo Mybook mempunyai banyak fitur seperti penggunaan Wifi AC yang mampu kecepatan 867 Mbit/s hingga 1.69 Gbit/s, Bluetooth 4.0 , HDMI serta CPU berakstektur 64BIT sehingga kami pun menggunakan Windows 10 64 Bit sebagai OS defaultnya.
Dengan sudut kemiringan layar yang hingga 180 derajat membuat penggunaan pemakaian sehari hari dengan berbagai posisi akan membuat semakin nyaman, sayangnya flip 180 derajat ini tidak dilengkapi layar toucscreen untuk dipadukan di Notebook ini.

Performa 

Kecepatan baca hardisknya rata rata mendapatkan kecepatan 27 MB/s hal ini diketahui saat menjalankan penginstalan OS Remix Based Android X86. Hal yang sama juga kami dapatkan saat mengcopy sebuah file dengan besaran GB.
CPU Mark

Cinebench R15 (Multi-Core)

Cinebench R15 (Single-Core)

Passmark CPU Mark 
GeekBench Single Core dan MultiCore

 OPENCL GPU Score
Beberapa aplikasi menggunakan OpenCL untuk mengatur Graphics Processing Unit (GPU) komputasi non-graphical. Penggunaan OPENCL Versi terbaru pada Chipset N3060 memperkenalkan banyak fungsi dan performa lebih baik.

Perbandingan Skor Benchmark Secara Umum 
 TopTen CPU Mark Score

Kesimpulan

Secara umum Axioo MyBook dapat menjalankan software aplikasi ringan dan sedang, tetapi untuk bermain games yang berat ataupun sedang tidak maximal beberapa data mengatakan bahwa kemampuan Gaming N3060 yang tertanam pada Axioo MyBook hanya mempunyai kemampuan 13% saja, tentu cukup wajar mengingat graphic bawaan Intel yang memang belum ditujukan untuk segmen menengah keatas dan gaming.
Tetapi Axioo MyBook dapat digunakan sehari hari dengan kemampuan battery yang tahan hingga 6 jam cukup membuat kami puas pekerjaan mobile pun dapat dikerjakan kapan dan dimana saja walaupun belum mampu menggantikan komputer desktop pada umunya.
Kemampuan layar uniknya yang dapat dibuka hingga 180 derajat adalah nilai plus Notebook ini sehingga dapat digunakan di berbagai posisi dan dengan konektifitas wireless yang lengkap seperti Wifi AC, Bluetooth 4.0.Sayangnya penempatan tombol power cukup menggangu pasalnya saat menggunakan tombol printscreen ataupun tombol lainnya yang deket tombol power sewaktu waktu akan tertekan dan membuat Notebook restart atau shutdown sehingga tombol power harus diset untuk fungsi yang berbeda. Pihak Axioo tidak menyertakan paket penjualan berupa OS Windows 10 karena alasan tertentu pada umumnya sehingga konsumen harus menempuh untuk menjalankan Windows 10 original dengan biaya tambahan sendiri.

DualBoot Windows 10 64 Dan Phoenix OS Android Lolipop 5.1.1

Masalah lain yang dihadapi adalah pengaturan bios yang tampil dalam mode portrait atau tegak lurus tidak seperti pada laptop lainnya yang tampil dalam mode lanscape secara normal, saat dicoba untuk menginstall remix os pun tampilan nya dalam mode portrait juga. Sayagnya Remix OS tidak dapat berjalan pada Notebook ini Namun bila ingin menggunakan Dualboot bersanding dengan OS Android anda dapat menginstall Phoenix OS berbasis Android X86 Lolipop 5.1.1 dihardisk sebagai alternatifnya dan sebelum menggunakan DualBoot disarankan membuat partisi drive baru minimal 32GB. Cara menginstall dualboot Windows 10 64 dan Phoenix OS sbb :
  • Siapkan partisi drive baru misal E
  • Download PhoenixOSInstaller-v1.1.2-226.exe berukuran 511.9M  update2016/11/14
  • Jalankan PhoenixOSInstaller-v1.1.2-226.exe dan akan muncul pilihan Write to U-Disk , Install to HardDisk dan Uninstall from HardDisk
  • Pilih Install to HardDisk
  • Pilih partisi baru khusus untuk Phoenix OS misal E
  • Next dan Write/Process
  • Tunggu hingga proses selesai 5-10 menit
  • Selesai dan Restart maka saat notebok on akan muncul pilihan OS Windows dan Phoenix OS
  • Pilih Phoenix OS dan tunggu hingga boot ke homescreen
  • Pilih bahasa Inggris, cari playstore dan login
  • Sayangnya default tampilannya portrait dan tak dapat diubah ke mode landscape melalui setting
  • Download Screen Rotation control di Playstore
  • Aplikasi akan mengaktifkan Layar dalam mode landscape secara manual dan setting display ke landscape yang terletak di taskbar sebelah kanan bawah layar agar posisi tetap landscape saat notebook di restart
  • Selesai
Tampilan Phoenix OS Android X86 Lolipop 5.1.1






Poskan Komentar Blogger

 
Top