TeknoPlace.Com - Donald Trump akhirnya resmi terpilih jadi President AS ke 45 dan sangat disayangkan banyak kebijakan trump yang nantinya dapat menjadikan perusahaan teknologi di Silicon Valley terpuruk karena dilarangnay imigran baru masuk ke USA. Padahal selama ini perusahaan teknologi mendapatkan orang orang pemimpin terbaik dari berbagai negara dan tidak hanya orang US itu sendiri.
Banyak otak pintar dibalik perusahaan teknologi berasal dari negara lain dan bila kebijakan dijalankan maka Perusahaan teknologi tak dapat merekrut orang orang pintar diberbagai negara ataupun perusahaan lain yang berada di luar AS. Bahkan beberapa orang di Silicon Valley menggelar pernyataan bahwa beberapa pihak tak rela California tidak ingin menjadi bagian dari negara USA. California sendiri merupakan rumah kawasan industri teknologi Silicon Valley. Negara bagian AS itu disebut menjadi kawasan ekonomi terbesar keenam di dunia berkat perkembangan bisnis teknologinya.
Bahkan Trump juga menyatakan akan membuat Apple merakit dan merancang produknya sendiri di US sehingga tidak menggantungkan dari negara lain contohnya China yang saat ini menjadi negara perakit produknya. Padahal bila produk Apple dirakit di US maka biaya produksi akan menjadi 3x lipat lebih mahal dibandingkan di China. Sehingga produk Apple pun dinilai akan semakin mahal dan tak ada orang yang akan membeli lagi produk Apple.
Terkait itu beberapa pimpinan Teknologi seperti CEO Google, Facebook, Ebay, Amazon dll juga sebelumnya menolak bila trump nantinya jadi President AS.

Poskan Komentar Blogger

 
Top