TeknoPlace.Com - Di Indonesia banyak pengguna smartphone dan non smartphone atau istilahnya ponsel biasa yang sekedar digunakan untuk halo halo atau untuk sms saja padahal ponsel biasa dengan teknologi 2G cukup mengganggu untuk memaksimalkan kinerja koneksi 4G di Indonesia. Lho Kok Bisa ? Menurut Country director Qualcomm Indonesia bahwa memaksimalkan 4G dan mengurangi 2G adalah prioritas utama untuk meningkatkan koneksi 4G di Indonesia karena harus cepat dilakukan agar tidak ketinggalan dengan negara maju.
Qualcomm adalah salah satu penyedia chipset Modem terbesar didunia baik yang ada di smartphone ataupun perangkat lain yang rata rata menggunakan koneksi 4G. Besarnya pengguna ponsel 2G menghambat efektifitas koneksi 4G karena 2G dan 4G berjalan pada frekuensi yang sama yakni 1800 Mhz. Sehingga bisa saja pengguna 4G kecewa dengan kecepatan 4G selama ini karena bandwith nya sebagian masih ditempati untuk ponsel 2G. Lalu bagaimana agar 4G maximal ? Karena 2G dan 4G berjalan dengan frekuensi yang sama maka teknologi 2G harus segera dikosongan secepatnya agar bandwith 4G dapat digunakan sepenuhnya. Pihak Qualcomm menambahkan bahwa bila 2G tidak segera dikosongkan maka bandwith 4G hanya 10 Mhz saja padahal agar kecepatan stabil dan maximal membutuhkan setidaknya 20 Mhz agar dapat bersaing dengan negara negara maju. Dengan demikian teknologi 2G juga sama sama mengandalkan bandwith 10 Mhz sehingga kecepatan 4G akan berkurang 50%.
Pemerintah juga harus memberikan edukasi kepada pengguna ponsel 2G agar segera beralih keperangkat minimal 3G atau 4G untuk itu pemerintah selaku Menkominfo akan memberikan alternatif ponsel 4G yang nantinya akan dijual seharga dibawah 1 Juta rupiah. Tapi tentu saja tidak semudah itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pedesaan yang tidak memiliki keinginan mengganti ponsel 3G ataupun 4G. Pemerintah berharap akan ada regulasi yang akan membatasi frekuensi 2G karena Pemerintah tentu tahu karena Indonesia saat ini merupakan pasar internet lalu lintas terbesar khususnya di Asia.
Apabila peralihan ponsel 2G ke 4G berhasil dan selesai pada tahun 2019 maka maka peralihan ini dinilai menjadi tercepat dibanding peralihan dari 2G ke 3G yang mencapai waktu 10 tahun.

Poskan Komentar Blogger

 
Top