TeknoPlace.Com - Apple menunjukkan taringnya yang telah berhasil merancang chipset untuk platform mobile khususnya untuk iPhone dan sekarang Apple merancang chipset terbarunya berdasarkan rancangan sendiri tanpa campur tangan atau standarisasi dari Arm selaku pemilik platform chipset Arm untuk mobile. Keberhasilan ini telah mencapai iPhone 7 mendapatkan skor yang sangat tinggi dalam uji benchmark Geekbench.

iPhone 7 berhasil mengasapi ponsel Android flagship buatan Samsung, LG, Sony, OnePlus dan lainnya. Apple iPhone 7 juga berhasil mengalahkan chipset X86 milik Intel yakni Intel Core i7 yang disematkan pada Macbook series tahun 2015 lalu. Intel Core 7 mencetak skor multi-core 5.450 poin dan skor single core 2.949 poin. Bahkan score ini mampu melewati Intel Core i5 dengan score single core 2948 dan 5450 untuk multicore. Sedangkan iPhone 7 meraih score tertinggi 3450 untuk Single Core dan 5630.
Geekbench adalah aplikasi benchmark yang mengedepankan kinerja processor dan memory sehingga performanya akan dihitung berdasarkan 2 hardware diatas. Meskipun software atau OS nya sangat berpengeruh merubah score tersebut. Namun tetap saja iPhone 7 tidak dapat menggantikan PC atau MacBook dalam hal fungsi dikarenakan iPhone dengan iOS hanya dirancang untuk platform mobile dengan aplikasi dengan ukuran yang cukup kecil dibanding PC atau MacBook.
Dengan demikian hasil Benchmark hanya memberikan gambarkan seberapa kencang kinerja processor dan memory ram nya didalam perangkat itu sendiri. A10 Fusion merupakan processor Quadcore Little Big pertama Apple yang terbagi 2 yakni Dual Core dengan clock speed tinggi dan DualCore untuk Clock Speed rendah. System kerja ini mengikuti chipset yang telah dibuat Samsung tahun lalu yang sama sama memanfaatkan core secara terpisah. Apple mengklaim bahwa A10 Fusion memiliki performa 40% lebih kencang daripada A9 yang dibuat tahun lalu.

Poskan Komentar Blogger

 
Top