TeknoPlace.Com - OTT atau Over The Top sering di kaitkan dengan aplikasi buatan Luar negeri seperti Line , Google Apps , Facebook Dll kini pemerintah mencari cara agar OTT Nasional siap bersaing didalam negeri sehingga masyarakat dapat menggunakan produk lokal dengan sebaik baiknya. OTT dari Amerika mungkin saat ini merajai pasar Indonesia tetapi mengingat Masyarakat Indonesia mempunyai 200 Juta penduduk maka Rudiantara selaku Menkominfo optimis bahwa Aplikasi buatan anak bangsa dapat berjaya di rabah nasional ataupun internasional.
Rudiantara meresmikan 3 OTT nasional diantaranya adalah qlue.co.id yang merupakan media sosial berbasis pembangunan kota, Catfiz Messenger adalah Aplikasi messenger buatan asal surabaya yang mempunyai fitur layaknya gabungan BBM dan Facebook yang terintegrasi, dan yang terakhir adalah Sebangsa yang tidak lain adalah Media Sosial berbasis pertemanan yang mirip seperti Facebook yang merupakan buatan anak bangsa.
Menurut Menkominfo Masyarakat Indonesia sekarang telah melek teknologi bukan saja anak muda tetapi orang tua bahkan banyak yang memanfaatkan aplikasi buatan luar negeri, nah mainset itu yang nantinya diubah agar kita dapat menggunakan Produk sendiri daripada produk luar negeri. Rudiantara juga berharap agar aplikasi ini digunakan sebagai penghubung masyarakat dan komunitas pemerintahan. Rudiantara bersama ATSI yang diketuai oleh Alexander Rusli yang sekaligus CEO Indosat Ooredoo memberikan Piagam penghargaan kepada ke 3 pengelola OTT nasional ini. ATSI akan mendukung ke 3 aplikasi ini agar dapat bersaing dikelas nasional dan global dan tidak hanya itu saja ATSI juga akan memberikan dukungan dalam bentuk dukungan promosi lewat sms broadcaster, pencantuman logo, Link dan Banner tertentu.
ATSI beranggotakan semua Operator Seluler di Indonesia seperti Indosat, Telkomsel, XL, Tri, Smartfren dan Telkom. Dengan adanya ATSI ini nantinya dapat menyusul aplikasi terbaik lainnya yang nantinya didukung oleh Menkominfo. Ruadiantara juga merencanakan ke 3 aplikasi OTT tersebut untuk di integrasikan ke dalam simcard tiap tiap operator yang nantinya bisa menggandeng 200 Juta penduduk Indonesia dalam menggunakan aplikasi tersebut. Bila di gabung pengguna Facebook dan Twitter di Indonesia ada dikisaran 150 Juta dan itu tidak jauh dengan pengguna internet di Indonesia bila ke 3 aplikasi OTT tersebut di integrasikan ke dalam Simcard. 

Poskan Komentar Blogger

 
Top