TeknoPlace.Com - Xiaomi terkenal dengan perangkatnya yang mudah di kustomisasi sehingga tidak memerlukan membuka bootloader bila ingin mengoprek maka itulah Xiaomi sangat disukai oleh penggunanya karena kebebasannya untuk menggunakan perangkatnya.Tetapi kini Xiaomi mulai mengunci bootloader perangkatnya mulai Redmi Note 3 keatas dengan alasan untuk keamanan dan privasi data pengguna. Xiaomi mengatakan bahwa itu dilakukan karena kebijakan Google yang mengharuskan perangkat tertentu harus mengunci bootloader.
Baca Juga: Xiaomi Update MIUI 7 Global Beta ROM 6.1.8 Bawa Fitur Lock MiCloud
Beberapa perangkat yang telah mulai di kunci bootloadernya adalah Redmi Note 3 series, Mi4c dan Mi Note Series. Dengan mengunci Bootloader maka fastbootnya pun tidak dapat aktif sehingga pengguna tidak akan bebas melakukan modifikasi system seperti root dan menginstall rom selain MIUI karena Xiaomi mulai juga mengamankan OS nya dengan menggunakan MiCloud yang turut serta ikut dikunci bila perangkat hilang atau diformat ulang. Xiaomi tetap mengijinkan pengguna untuk membuka bootloader tetapi pengguna harus aktif diforum dengan peringkat tertentu dan tidak hanya itu saja halaman forum untuk membuka bootloader hanya tersedia dalam bahasa china saja. Lebih sulit lagi kabarnya kode untuk membuka bootloader akan dikirimkan melalui SMS dalam waktu paling lama rata rata 2 minggu. Xiaomi memang dikenal dengan vendor yang sangat terbuka platformnya maka itulah sangat disukai pengguna.namun semenjak vendor memutuskan untuk mengunci bootloader apakah perangkat Xiaomi tetap diminati?

Poskan Komentar Blogger

 
Top