TeknoPlace.Com - Hunting binocular yg kecil mudah dibawa-bawa memang asyik, tapi harganya tidak, binocular Nikon yang saya incar yang harganya 800rban sekarang sudah 1jtan, berbeda dengan gadget yang cenderung turun harganya tapi binocular dianggap bukan gadget melainkan alat survey sehingga harga cenderung semakin mahal. Tanpa putus asa, pencarian dilakukan terus dan hingga ketemu sebuah binocular yang bermerk cukup baik di sebuah toko online Lazada. Ini dia binocular Pentax Jupiter III+ dengan pembesaran (magnification) 8x dan ukuran lensa obyektif 22m, kombinasi angka ini tertulis di body 8x22, apa sih artinya?
Untuk memahami angka-angka pada teropong, akan kita bahas dalam 4 bagian saja yaitu Pembesaran, Diameter lensa obyektif, Eye relief dan Exit Pupil

1. Pembesaran 8x
Pembesaran adalah angka yang menunjukkan obyek yang dilihat akan mendekat ke kita sebanyak 8x. Nah ini yang mengecoh banyak orang, dikiranya angka besar akan selalu lebih baik, ini adalah mitos yang salah, mari kita lihat gambar dibawah ini:

Perhatikan pesepeda berwarna merah ini, saat tidak memakai teropong Anda bisa melihat keseluruhan orangnya, kemudian dengan teropong 8x, obyek makin mendekat sebanyak 8x tapi perhatikan bahwa genangan airnya tidak tampak lagi pada pembesaran ini, artinya latar belakangnya semakin sempit, kemudian lihat yang 16x, wah celananya bahkan sepedanya sudah tidak tampak. Apalagi zoom 20x, latar belakangnya hampir hilang semua.
Disini Anda mulai faham bahwa zoom tidak lah merupakan angka dewa dimana semakin besar semakin baik melainkan lebih pada kebutuhan pandangan, apakah Anda membutuhkan dengan latar lebar atau tidak.

2. Diameter Lensa Obyektif 22mm
Lensa obyektif mudah dibedakan di teropong, lensa yang berada di ujung yang tidak menempel di mata adalah lensa obyektif, nah Pentax Jupiter III ini mempunyai ukuran 22mm, artinya apa? Mari kita lihat foto dibawah ini:
Pentax Jupiter III dengan lensa obyektif berdiameter 22mm

Contoh berbagai macam teropong di pasaran dimana semakin besar lensa obyektifnya maka semakin besar dan berat teropong tersebut

Lensa obyektif di pasaran kadang berukuran diameter 18mm hingga 50mm, semakin besar sebuah lensa obyektif semakin banyak cahaya yang dapat ditangkap oleh sebuah teropong, tapi apakah semakin besar juga semakin baik? Ternyata tidak, semakin besar lensa obyektif, semakin besar dan berat sebuah teropong (kadang juga semakin mahal), ini memberikan sebuah signal bahwa semakin berat sebuah teropong, maka semakin pegal/waktu pegang Anda akan semakin pendek. Saya ilustrasikan saja begini, Anda nonton pertandingan bola atau konser musik, jika Anda diharuskan memegang teropong dengan berat 200gram atau 800gram selama 30 menit, maka dipastikan kemampuan Anda memegang teropong yang beratnya 800 gram akan lebih pendek daripada yang memegang 200gram, bukan? Maka dari itu kembali lagi kepada kebutuhan, apakah teropong ini ingin Anda bawa-bawa bisa dimasukkan dalam tas kecil, ataukah Anda sanggup membawa teropong ukuran besar. Kembali kepada pilihan Anda.

3. Exit Pupil
Ini sangat berkaitan erat dengan poin no 2 yaitu lensa obyektif yang besar akan memberikan nilai exit pupil yang besar, semakin besar tentunya semakin baik tapi tunggu dulu, perhatikan kebutuhan lapangan Anda. Maksudnya akankah Anda pakai di siang hari saja ataukah di malam hari? Jika siang hari saja maka carilah exit pupil yang kecil dan jika malam maka carilah exit pupil yang besar. Exit pupil adalah lobang yang memastikan kecocokan pupil mata Anda dengan lobang teropong. Supaya Anda tak bingung maka harus mempelajari bagian mata, lihat gambar dibawah ini:
Pupil letaknya persis di depan lensa mata

Setelah Anda mengetahui letak pupil mata, maka Anda harus mengetahui juga bahwa pupil mata adalah bagian otot mata yang bisa membesar dan mengecil mengikuti intensitas cahaya. Caranya pengetesan mudah, ambil senter dan sorot ke mata dan lihatlah pupil mata Anda akan mengecil, dan sebaliknya jika kondisi cahaya remang-remang, pupil Anda akan membesar. Supaya bisa memahami pupil mata mengecil dan membesar, perhatikan gambar berikut:
Pupil mata membesar dan mengecil mengikuti intensitas cahaya yang ditangkapnya

Nah jika Anda yang suka main kamera DSLR maka pupil sama saja dengan aperture, bukaan akan kecil jika kondisi terang dan bukaan akan semakin besar jika kondisi tidak terang. Nah menurut perhitungan pupil mata manusia bisa mengecil hingga 2mm dan membesar hingga 8mm. Kembali ke Pentax Jupiter, dimana exit pupilnya adalah 2.75mm, artinya teropong Pentax ini hanya bisa dipakai siang hari karena jika dipakai saat malam dimana pupil mata kita sudah membesar diatas 2.75mm maka kemampuan menangkap obyek akan semakin sulit.
Lalu bagaimana diameter lensa obyektif bisa mempengaruhi nilai exit pupil? Karena rumus dari exit pupil adalah Diameter lensa obyektif dibagi nilai zoom, dimana Pentax Jupiter ini lensa obyektifnya 22mm dan zoom 8x maka 22/8=2.75mm. Mudah kan?

4. Eye relief
Eye relief adalah jarak ideal yang harus sesuai antara jarak mata dan teropong. Perhatikan angka eye relief dari Pentax Jupiter III ini, angkanya adalah 14mm, ini artinya jarak antara mata Anda serta teropong adalah 14mm, jangan ditaruh terlalu dekat dan jangan ditaruh terlalu jauh. Bedanya bagaimana? Lihat gambar berikut:
Eye relief adalah jarak ideal teropong dan mata
Saat eye relief berada di jarak ideal maka hasilnya akan seperti ini jelas dan bulat

Saat mata terlalu dekat dengan teropong maka ini artinya eye relief jaraknya terlalu dekat, Anda akan melihat bayangan hitam di pinggir dari obyek

Saat mata terlalu jauh dengan teropong maka ini artinya eye relief berada pada jarak terlalu jauh, Anda akan melihat vignette pada obyek

Dengan demikian pastikan jangan asal main tempel mata di lobang teropong, karena selain akan melihat bayangan, lensa Anda juga akan cepat kotor terutama jika wajah Anda berminyak.

Semoga penjelasan diatas bisa memberikan gambaran memilih teropong yang baik, dan berikut kita lihat foto Binocular Pentax Jupiter III 8x22 ini:

Harga teropong ini Rp204.000 (setelah diskon) pakai kode voucher yang didapat dari aplikasi Transvision

Harga diluaran segini sekitar Rp335rb

Kotak Pentax Jupiter III 8x22

Kotak Pentax Jupiter III 8x22

Kotak Pentax Jupiter III 8x22

Keseluruhan kelengkapan

Kain pembersih lensa

Tali strap

Kertas manual

Sarung teropong

Sarung teropong

Sarung teropong

Tampak bagian depan (lensa obyektif)

Tampak samping

Tampak belakang (lensa ocular/pembesar/zoom)

Tampak samping

Tampak atas ada roda fokus

Tampak bawah

Saat teropong dimekarkan

Saat teropong dimekarkan

Saat teropong dimekarkan

Saat teropong dimekarkan

Roda fokus

Diopter fokus, diatur jika Anda merasa obyek belum fokus dengan tepat, cara pakainya tutup lensa kiri dan atur diopter sebelah kanan, jika ini milik sendiri maka diopter akan diatur sekali saja

Exit pupil

BAK4 Prism adalah jenis konstruksi/susunan lensa, BaK4 lebih tajam daripada BK7

Perbandingan dengan Axioo Venge X

Perbandingan dengan Axioo Venge X

Perbandingan dengan Axioo Venge X

Perbandingan dengan Axioo Venge X

Foto biasa 0x (pakai kamera digital biasa)

Foto dengan bantuan teropong Pentax Jupiter III 8x fokus di daun

Foto dengan bantuan teropong Pentax Jupiter III 8x fokus di kawat berduri (cukup putar roda fokus)

Foto dengan bantuan teropong Pentax Jupiter III 8x fokus di pohon belakang

Foto zoom 0x (pakai kamera digital biasa)

Foto zoom 8x fokus di pagar

Foto zoom 8x fokus di ATM BNI

Foto zoom 8x fokus di ATM BNI (crop)

Foto zoom 0x (pakai Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (fokus di pagar)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

 
Foto zoom 0x (pakai Axioo Venge X)

Foto zoom 8x pada mesjid Agung Tegal (ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Foto zoom 8x (plus zoom digital 4x ponsel Axioo Venge X)

Kesimpulan:
Awal hunting binocular adalah saat saya berkunjung ke pantai saat orang melakukan surfing diatas ombak, saya tidak dapat melihat karena terlalu jauh, mulailah dari situ rasa ingin memiliki teropong pun muncul. Setelah dipelajari saya akan lebih banyak memakai teropong saat siang hari, mengamati permainan olahraga, menikmati binatang seperti burung, serta mengamati obyek apapun dari jarak tidak begitu jauh.
Meski tidak dirancang penggunaan malam hari, jika obyek yang dilihat mendapatkan cahaya cukup dalam kegelapan, ternyata Pentax Jupiter III tetap bisa digunakan, seperti saya tes dengan melihat layar ponsel yang diletakkan cukup jauh, ternyata tulisan tetap teraca dengan baik.
Nah buat Anda yang suka ke konser musik atau museum yang obyeknya mendapat sorotan cahaya cukup, Pentax Jupiter III ini pun bisa digunakan.
Yang menjadi kesangsian adalah built quality yang terlalu plastik dan cetakan tulisan Pentax kelihatan seperti produk KW-an, tapi saat digunakan, teropong ini tidak mengecewakan karena obyek yang dilihat cukup tajam dan terang. Jikalau ini produk KW, maka pabrikan KWnya melakukan riset yang cukup bagus karena hasilnya tidaklah mengecewakan :)

Spesifikasi:
- Magnification: 8X
- Objective Lens Diameter: 22mm
- Interpupillary Distance (Eye Width): 52mm - 74mm
- Eye Relief: 14mm
- Exit Pupil Diameter: 2.75mm
- Minimum Focusing Distance: 2m
- Diopter Adjustment Range: +3 / -3
- Waterproof: No
- Shockproof: No
- Optical Coatings: Fully Coated Prism
- Type: (Inverted) Porro / BaK4
- Field of View (at 1000 yards): 115m
- Dimensions: 89mm x110mm x48mm
- Weight: 193g

My other posts:
http://mantoegaul.blogspot.com/p/all-contents.html

Poskan Komentar Blogger

 
Top