TeknoPlace.Com - One Plus Indonesia telah memperkenalkan seri flasgship terbaru One Plus 2 yang diperkenalkan pada waktu 31 Juli lalu.Namun One Plus 2 yang rencananya akan didatangkan pada Oktober 2015 ini batal masuk indonesia dikarenakan banyak kendala tentang peraturan Impor.
Shinta Hawa Thandari selaku Community Manager Oneplus Indonesia melalui surat terbuka di Forum OnePlus mengatakan bahwa One Plus 2 telah di ajukan ke dirjen postel indonesia pada bulan April - Mei 2015 dan tentu saja untuk memperoleh sertifikasi postel OnePlus harus menyediakan unit kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. namun sayang nya unit tidak tersedia mendekati OnePlus 2 Pop Up Experience yang dilakukan pada 31 Juli lalu.OnePlus 2 rupanya mengikuti aturan TDKN baru yaitu sebesar 30% untuk sebuah ponsel 4G. OnePlus sendiri mencari jalan lain untuk mematikan jaringan koneksi 4G dan hanya menjadi versi 3G, namun untuk mematikan jaringan 4G membutuhkan pengelolaan software yang baru dan kuantitas produksi yang sangat banyak. Hal ini hanya akan memakan biaya yang sangat besar demikian kata Shinta Hawa Thandari. 
OnePlus juga mendapatkan saran dari forum komunitas di Indonesia untuk menggunakan jalur belakang atau nyogok ke dirjen postel? Alasan kami tidak dapat memasukkan barang melalui jalur belakang karena kami ingin mematuhi regulasi setiap negara. Selain itu, kinerja pemerintahan Indonesia mulai ketat dalam perizinan barang impor. Saya kira merupakan salah satu nilai plus karena korupsi mulai berkurang, bukan? Dijawab tegas oleh Community Manager Oneplus Indonesia. OnePlus sampai saat ini belum mendapatkan titik terang soal kasus ini namun pihak OnePlus akan berusaha maksimal untuk memenuhi aturan regulasi di Indonesia.
OnePlus akan menebus kesalahan tersebut dengan mendatangkan versi baru OnePlus X yang belum diketahui kapan pastinya akan resmi di rilis di Indonesia namun OnePlus belajar dari kesalahan dan memberikan terbaik produk OnePlus untuk Indonesia.Sebagai perusahaan startup baru tentunya banyak yang harus dipelajari tentang Undang Undang sebuah negara terutama di bidang komunikasi serta aturan impor barang.

Poskan Komentar Blogger

 
Top